Václav Havel
PROFIL
Source
Nama Lengkap : Václav Havel
Alias : No Alias
Profesi : -
Tempat Lahir : Praha
Tanggal Lahir : Senin, 5 Oktober 1936
Zodiac : Balance
No Relation
Alias : No Alias
Profesi : -
Tempat Lahir : Praha
Tanggal Lahir : Senin, 5 Oktober 1936
Zodiac : Balance
No Relation
BIOGRAFI
Di antara sekian banyak presiden ternama dunia, bisa jadi nama Václav
Havel [RIP] termasuk beberapa yang juga menggeluti bidang seni. Tak
hanya seorang politikus yang duduk sebagai Presiden Cekoslovakia
terakhir sekaligus Presiden Republik Ceko pertama, Havel juga dikenal
luas sebagai seorang seniman yang sudah menghasilkan puluhan puisi,
naskah, serta esai.
Lahir di Praha, yang saat itu masih menjadi ibukota Cekoslovakia, sang presiden besar di lingkungan borjuis yang dekat dengan dunia bisnis, pendidikan layak, serta berbagai hal di bidang politik dan budaya. Ayahnya adalah pemilik Barrandov Film Studios, sedangkan ibunya adalah putri dari seorang duta besar Cekoslovakia serta jurnalis ternama.
Di masa remajanya, Havel muda menghabiskan waktunya utnuk menuntut ilmu sekaligus bekerja sebagai asisten laboratorium kimia. Kelas-kelas malam yang ditempuhnya berhasil diselesaikannya pada 1954, yang kemudian dilanjutkan dengan bersekolah di Czech Technical University, yang sayangnya, dilakoninya karena tak diijinkan menuntut ilmu di biang humaniora karena latar belakang politik dan borjuis yang dimiliki Havel.
Tak betah berlama-lama menimba ilmu teknik di universitas, Havel melompat ke dunia teater. Setelah menyelesaikan wajib militer dari tahun 1957 hingga 1959, pria dengan kemampuan intelektual tinggi ini akhirnya bergabung dengan Teater ABC (Divadlo ABC) di Praha sebagai kru panggung. Bukan karena alasan lain Havel memilih pekerjaan ini, namun lebih karena dirinya tak memiliki banyak pilihan pekerjaan sebagai keturunan keluarga borjuis.
Dunia seni peran dan teater merebut hati Havel. Tak hanya bekerja di Theatre On Balustrade, di saat yang sama Havel juga belajar seni drama secara serius di Fakultas Teater, Academy of Performing Arts (DAMU) di Praha. Selama masa-masa ini, berbagai karyanya dipentaskan di depan khalayak, termasuk di Theatre of the Absurd, Theatre on Balustrader, The Public Theater New York, dan banyak lainnya. Berbagai karya, termasuk pusi dan naskah drama juga dihasilkan dari otak kreatif Havel pada masa-masa ini. Sayang, pasca 1968 berbagai karya Havel dilarang dimainkan di Ceko maupun teater di seluruh dunia. Havel pun tak bisa meninggalkan Ceko untuk menonton pertunjukan atas karyanya.
Selain kiprahnya di dunia seni peran, tentu saja pria dengan segudang penghargaan ini dikenal dunia dari langkah politiknya. Havel adalah salah satu penting dalam gerakan invasi Cekoslovakia, setelah dirinya membantu kelompok penentang untuk menyebarkan narasi via Radio Free Cekoslovakia. Karena berbagai aksi politiknya, termasuk keterlibatannya dalam Prague Spring pada 1968, pria kelahiran 1936 ini menjadi lebih aktif di bidang politik.
Namun, dunia tulis menulis tak ditinggalkannya. Selama beraksi sebagai salah satu pemimpin gerakan penentang paling disegani, Havel juga menuangkan pemikirannya dalam berbagai karya, yang sering membuatnya mendekam di penjara serta berada dalam pengawasan ketat pihak pemerintah.
Pada 29 Desember 1989, sang pemimpin Civic Forum terpilih sebagai Presiden Cekoslovakia oleh voting Federal Assembly. Walau sudah terpilih sebagai orang nomor satu di Cekoslovakia, Havel tetap menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak tertarik pada politik. Menurutnya, perubahan politik di negaranya harus dilakukan melalui inisiatif rakyat secara otonomi, bukan dari institusi resmi pemeritah. Setahun setelah menjabat sebagai presiden, Havel mendapat penghargaan Prize for Freedom of the Liberal Internasional.
Terbukti, nama Havel tetap dicintai publik, bahkan setelah diadakannya Pemilihan Umum pertama Cekoslovakia di tahun 1990. Karena gesekan yang terjadi antara Ceko dan Slovak di tahun 1992, Havel tidak mendapat dukungan sebagai Presiden dari Slovak. Dan setelah Slovak mengumumkan kemerdekaan mereka, sang presiden menyatakan mundur pada 20 Juli 1992. Namun, saat Republik Ceko berdiri, Havel kembali mencalonkan diri sebagai presiden di tahun 1993, yang dimenangkannya.
Saat masih menjabat sebagai Presiden Republik Ceko, Havel harus kehilangan istri yang dicintainya karena penyakit kanker pada 1996. Setahun kemudian, sang presiden menikah kembali dengan seorang aktris yang bernama Dagmar Veškrnová.
Pada 1998, Havel kembali terpilih sebagai presiden, yang dijabatnya hingga 2 Februari 2003. Pria yang sempat menjalani operasi kolostomi karena penyakit usus besar yang dideritanya ini digantikan oleh Václav Klaus, salah satu penasihat politik terdekatnya.
Masa pensiunnya dihabiskan dengan berbagai kegiatan humanis, Havel menjadi tuan rumah Forum 2000, sebuah konferensi tahunan yang digelar untuk menjembatani isu-isu keagamaan, etnik dan budaya. Sang mantan presiden juga sempat duduk sebagai salah satu Kluge Chair for Modern Culture, wadah untuk melakukan berbagai riset mengenai hak asasi manusia. Berbagai karya seni Havel kembali dipentaskan di masa-masa pensiunnya, tak hanya di negara asalnya, tapi juga di berbagai negara lainnya di Eropa dan Amerika.
Sang presiden wafat di usia 75 tahun, tepatnya pada 18 Desember 2011, seminggu setelah bertemu dengan kawan lamanya, Dalai Lama. Berbagai ucapan belasungkawa muncul dari para pemimpuin dunia. Perdana Menteri Republik Ceko pun mengumumkan masa berkabung selama 3 hari untuk mengenang sang mantan presiden.
Riset dan analisis: Ellyana Mayasari
Lahir di Praha, yang saat itu masih menjadi ibukota Cekoslovakia, sang presiden besar di lingkungan borjuis yang dekat dengan dunia bisnis, pendidikan layak, serta berbagai hal di bidang politik dan budaya. Ayahnya adalah pemilik Barrandov Film Studios, sedangkan ibunya adalah putri dari seorang duta besar Cekoslovakia serta jurnalis ternama.
Di masa remajanya, Havel muda menghabiskan waktunya utnuk menuntut ilmu sekaligus bekerja sebagai asisten laboratorium kimia. Kelas-kelas malam yang ditempuhnya berhasil diselesaikannya pada 1954, yang kemudian dilanjutkan dengan bersekolah di Czech Technical University, yang sayangnya, dilakoninya karena tak diijinkan menuntut ilmu di biang humaniora karena latar belakang politik dan borjuis yang dimiliki Havel.
Tak betah berlama-lama menimba ilmu teknik di universitas, Havel melompat ke dunia teater. Setelah menyelesaikan wajib militer dari tahun 1957 hingga 1959, pria dengan kemampuan intelektual tinggi ini akhirnya bergabung dengan Teater ABC (Divadlo ABC) di Praha sebagai kru panggung. Bukan karena alasan lain Havel memilih pekerjaan ini, namun lebih karena dirinya tak memiliki banyak pilihan pekerjaan sebagai keturunan keluarga borjuis.
Dunia seni peran dan teater merebut hati Havel. Tak hanya bekerja di Theatre On Balustrade, di saat yang sama Havel juga belajar seni drama secara serius di Fakultas Teater, Academy of Performing Arts (DAMU) di Praha. Selama masa-masa ini, berbagai karyanya dipentaskan di depan khalayak, termasuk di Theatre of the Absurd, Theatre on Balustrader, The Public Theater New York, dan banyak lainnya. Berbagai karya, termasuk pusi dan naskah drama juga dihasilkan dari otak kreatif Havel pada masa-masa ini. Sayang, pasca 1968 berbagai karya Havel dilarang dimainkan di Ceko maupun teater di seluruh dunia. Havel pun tak bisa meninggalkan Ceko untuk menonton pertunjukan atas karyanya.
Selain kiprahnya di dunia seni peran, tentu saja pria dengan segudang penghargaan ini dikenal dunia dari langkah politiknya. Havel adalah salah satu penting dalam gerakan invasi Cekoslovakia, setelah dirinya membantu kelompok penentang untuk menyebarkan narasi via Radio Free Cekoslovakia. Karena berbagai aksi politiknya, termasuk keterlibatannya dalam Prague Spring pada 1968, pria kelahiran 1936 ini menjadi lebih aktif di bidang politik.
Namun, dunia tulis menulis tak ditinggalkannya. Selama beraksi sebagai salah satu pemimpin gerakan penentang paling disegani, Havel juga menuangkan pemikirannya dalam berbagai karya, yang sering membuatnya mendekam di penjara serta berada dalam pengawasan ketat pihak pemerintah.
Pada 29 Desember 1989, sang pemimpin Civic Forum terpilih sebagai Presiden Cekoslovakia oleh voting Federal Assembly. Walau sudah terpilih sebagai orang nomor satu di Cekoslovakia, Havel tetap menyatakan bahwa dirinya sama sekali tidak tertarik pada politik. Menurutnya, perubahan politik di negaranya harus dilakukan melalui inisiatif rakyat secara otonomi, bukan dari institusi resmi pemeritah. Setahun setelah menjabat sebagai presiden, Havel mendapat penghargaan Prize for Freedom of the Liberal Internasional.
Terbukti, nama Havel tetap dicintai publik, bahkan setelah diadakannya Pemilihan Umum pertama Cekoslovakia di tahun 1990. Karena gesekan yang terjadi antara Ceko dan Slovak di tahun 1992, Havel tidak mendapat dukungan sebagai Presiden dari Slovak. Dan setelah Slovak mengumumkan kemerdekaan mereka, sang presiden menyatakan mundur pada 20 Juli 1992. Namun, saat Republik Ceko berdiri, Havel kembali mencalonkan diri sebagai presiden di tahun 1993, yang dimenangkannya.
Saat masih menjabat sebagai Presiden Republik Ceko, Havel harus kehilangan istri yang dicintainya karena penyakit kanker pada 1996. Setahun kemudian, sang presiden menikah kembali dengan seorang aktris yang bernama Dagmar Veškrnová.
Pada 1998, Havel kembali terpilih sebagai presiden, yang dijabatnya hingga 2 Februari 2003. Pria yang sempat menjalani operasi kolostomi karena penyakit usus besar yang dideritanya ini digantikan oleh Václav Klaus, salah satu penasihat politik terdekatnya.
Masa pensiunnya dihabiskan dengan berbagai kegiatan humanis, Havel menjadi tuan rumah Forum 2000, sebuah konferensi tahunan yang digelar untuk menjembatani isu-isu keagamaan, etnik dan budaya. Sang mantan presiden juga sempat duduk sebagai salah satu Kluge Chair for Modern Culture, wadah untuk melakukan berbagai riset mengenai hak asasi manusia. Berbagai karya seni Havel kembali dipentaskan di masa-masa pensiunnya, tak hanya di negara asalnya, tapi juga di berbagai negara lainnya di Eropa dan Amerika.
Sang presiden wafat di usia 75 tahun, tepatnya pada 18 Desember 2011, seminggu setelah bertemu dengan kawan lamanya, Dalai Lama. Berbagai ucapan belasungkawa muncul dari para pemimpuin dunia. Perdana Menteri Republik Ceko pun mengumumkan masa berkabung selama 3 hari untuk mengenang sang mantan presiden.
Riset dan analisis: Ellyana Mayasari
KARIR
- Asisten Laboratorium Kimia (1950)
- Wajib militer (1957-1959)
- Prague's Theatre ABC – Divadlo ABC (kru panggung)
- Theatre On Balustrade – Divadlo Na zábradlí (kru panggung)
- Presiden Republik Ceko
SOCIAL MEDIA
No Sosmed
Source




0 comments: